Sunday, September 30, 2012

Wednesday, November 16, 2011

ketika semua hanya angan dan impian

sesuatu itu jika dan hanya sebuah keinginan ataupun harapan, dan semua itu tak pasti, ya kita mesti harus ikhlas jika memang sesuatu itu harus hilang begitu saja


ya... itulah kesemuan sebuah cinta, banyak yang bilang cinta itu tak harus memiliki, tapi memang tak bisa dipungkiri ketika harapan pada sebuah cinya itu terlalu berlebihan, mungkin yang ada ketika cinta itu tak dapat memiliki adalah munculnya sesuatu hal yang mungkin tidak diinginkan. telah banyak diantara kita yang kemungkinan salah dalam mengartikan cinta, mungkin juga saya....

tapi memang itu semua hanyalah cinta semu yang ditujukan untuk makhluk

namun cinta abadi hanyalah kepada Alloh subhanahu wa ta'ala....

Tuesday, April 5, 2011

orang pinter vs orang bodoh

ORANG PINTAR Vs ORANG BODOH

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.
Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.
PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??
KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh…
Diamanakah posisi anda saat ini…
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang…
Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi…

Friday, March 18, 2011

Dakwah itu Luas

Dakwah itu luas..
Dimanapun dan kapanpun..
Rasulullah berdakwah tidak menggunakan fasilitas..
Tapi ku pernah melihat saudara q seiman,, q akui dalam berdakwah ia lebih hebat dari q, lebih pintar, lebih aktivis,, dan kelihatan sangat aktivis..
Tapi yang aq kecewakan,, dalam hal berkeluarga dia masih kurang..
Dalam berdakwah memang butuh materi dan fasilitas, tapi jgn kita lupa untuk memperhatikan kemampuan kita, baik scr materi, fisik, maupun lainnya..
Contoh konkret, q sempat melihat saudara q td b’kata kpd bapaknya : “Bapak, kamu pake motor yg jelek aja, cz motor yg bagus mau aq pake’, penting.!” Padahal waktu itu ayahnya mau berangkat walimahan temannya bersama ibu dan adiknya,, sedangkan saudara q hrus mempersiapkan acara buat bsok gb insyaalah kegiatan menuju kebaikan “dakwah”.
Bukannkah qt wajib mematuhi orang tua dan tdk boleh menyinggungnya?
Yg q kecewakan adl saudara q memeksa orang tuanya untuk paham dengan dirinya,, mmg keluargana msih biasa seperti keluarga q,, tp bagaimanapun mereka adl ortu yg wajib qt taati jg slama tdk menyuruh utk berbuat maksiat..
“bknkah tdk ada pakasaan utk memasuki agama islam?”

Dlm masalah ini, ortu yg hrus paham dgn kita atau qt yg hrs memahami ortu?
Kalau q sendiri, kitalah yg harus memahami ortu,, krn bgaimanapun mereka adl ortu yg tlah membesarkan kita dgn pnuh perjuangan dan pengorbanan,,
Dan perlu kita ketahui Rasulullah SAW dlm menjalankan dakwah tdk menggunakan fasilitas apapun…


Kost Binaan..
Fungsi kost bina’an adlah menjaga dan membentuk anak2 kampus yg kost di situ menjadi muslim yg baik, ada peningkatan secara ketakwaan dlm berislam,, dari segi pakaian , tingkah laku, ibadah, dll.
Tp pd kenyataanya,, tdk sedikit mahasiswa yg kecewa dgn orang2 yg berada di dalamnya,, pdhl jk di lihat mereka kelihatan bersih dan islamnya kuat..
Contoh konkret,, salah satu teman yg kecewa menceritakan ttg apa yg pernah di alaminy selama dia berada dlm kost itu:
Bbrp orang selalu berbicara dengan nada keras,, memerintah dengan layaknya sgt menguasai kost,, dan apa yang mereka katan (nasehati) ternyata masih di langgarnya,, suasana pilih kasih pun jg ada..
Bagaimana q hrus menyampaikan ini kpd orang2 dlm kost bina’an??
Ketika ada saudara q bercerita dgn sangat menjaga perasaan mereka. Tp mereka ttp saja membela diri..
Mmg, ank rumahan berbeda sekali dgn ank kost..





Manajement waktu..
Apakah dunia kampus itu hanya miliknya anak2 kost??
Q kecewa

KAMPOENG HALAMANKOE





Semoga ini akan mengingatkanku ketika Q jauh dari rumah